Liburan Seru ke Kebun Teh dan Air Terjun Watu Jonggol, Kulon Progo

Nikmati serunya berwisata alam di KulonProgo. Kebun Teh dan Air Terjun Watu Jonggol di KulonProgo ini perlu kamu kunjungi ketika berlibur di Jogja. Simak Pengalaman kami.
Kesasar di Kebun Teh dan Air Terjun Watu Jonggol Samigaluh Kulon Progo !!

Kesasar di Kebun Teh dan Air Terjun Watu Jonggol Samigaluh Kulon Progo !!

Kesasar di Kebun Teh dan Air Terjun Watu Jonggol Samigaluh Kulon Progo !!
Kesasar di Kebun Teh dan Air Terjun Watu Jonggol Samigaluh Kulon Progo !!
ini ane nonggo saat kabut datang..
hamparan kebun teh
Air Tejun Seperti Kopi Susu..
Setelah Kita meninggalkan lokasi

Hai Sahabat AlsamatJogja.com , saya punya cerita lagi tentang jogja kali ini saya dan teman-teman berencana mengunjungi Wisata Kali Biru. Jam 9 kami Berangkat dari Gamping, menuju arah Godean Sampai Kenteng seharusnya ke barat menurut informasi yang diterima teman, tapi temen yang lain nggeyel kalau ke utara arah Kota Dekso, setelah melewati berkilo-kilo sampai Prempatan Dekso kami berhenti sejenak dan otak-atik handphone melihat GPS dimana letak kalibiru..

Akhirnya saya menyerah otak-atik handphone dan salah satu temen tanya ke penjual minuman di pinggir jalan, tanya kalibiru jawabnya malah Kebun Teh Nglingo. Okelah tak apa kita memutuskan untuk ke Kebun Teh, belum pernah juga kesana, dari penjual tadi untuk ke Kebun Teh jaraknya 15km.

Kebun Teh Nglinggo berada di Dusun Nglingo Desa Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta. Berada di ketinggian sekitar 800 m dpl dan bisa di cari pada titik koordinat GPS S 07 38 .853'E 110 08.610' .

Setelah tanya tidak terbayang jalan rata kayak dikota, soalnya sudah pernah mengantar pernikahan di dairah sana jalannya menanjak dan jalan sempit, kanan kiri jurang. Bener kan pikiran saya, setelah 5-10km pertama jalannya masih bagus dan jalannya lebar, akan tetapi setelah itu jalannya bergelombang dan bila tidak hati-hati rawan kecelakaan. Pikiran saya sudah melihat tulisan Desa Wisata Nglingo 2km,. Sedihnya saya disuruh turun sama suami saya , setelah itu jalannya bisa dilalui berboncengan lagi kok, tenang aja mungkin suami saya belum menguasai jalan pegunungan maklum orang kota katanya.

Retibrusi masuk Kebun Teh saat itu masih 3.000 per kendaraan, lagi lagi saya kesana belum seheboh saat ini yang sudah dibangun permainan outbond dan biaya parkir cuma 2rb cukup murah bagi kami.Tiba diatas saya disambut dengan angin kencang sampai-sampai tenda penjual penjual mie rebus yang antriannya banyak itu terbawa angin dan kabut tebal menyelimuti hamparan Kebun Teh yang menambah suasana jadi Romantis soalnya saya sama suami. 15 menit kemudian kabut dan angin itupun hilang, cuaca jadi panas dan pemandangan jadi indah kembali.. Mulai turun menyusuri kebun teh dan tak lupa selfie-selfie dulu.

Setelah Puas pasang gaya alay saya dan teman-teman memutuskan untuk meninggalkan kebun teh, saat ambil motor kami ditawarin sama bapak2 yang jaga untuk naik lagi atau menuju air terjun watu jonggol, tapi kami urunkan niatnya untuk naik lagi karen cuacanya tidak mendukung kabut tebal meluai berdatangan. Kami memutuskan untuk ke air terjun watu jonggol saja yang ada dibawah sana, kata bapaknya cuma bawah situ tapi menurut kami lumayan jauh. Mampir sebentar ke masjid di deket jalan untuk melaksanakan sholat dzuhur..

Pas tiba di parkiran watu jonggol, hujan dengan lebatnya turun sehingga cuma bisa berteduh di halaman rumah penjaga parkir sambil makan makanan yang kami bawa dari rumah. Akhirnya hujanpun reda dan kami mulai menyusuri anak tangga satu per satu untuk ke lokasi air terjun, tak lama sudah terdengar suara air mengalir deras...licin becek jadi satu, sepatu sayapun terpaksa rusak menahan berat saya dan licinnya jalan setapak. Kabutpun menyelimuti jalan turun kami, tapi Alhamdulillah seiring sampai bawah dekat air terjun kabut menghilang. Satu lagi di ingatkan tulisan jembatan licin hati-hati sama penduduk desa sudah dibuatkan jembatan kecil terbuat dari anyaman bambu, atau kalau mau melewati sungainya juga bisa.Kecewa lagi lagi dan lagi sudah susah payah menuruni jalan tahunya hujan yang lebat tadi membuat airnya mengalir deras dan warnanya jadi kecoklatan kayak kopi susu coklat.Sedih . Tapi saya dan teman-teman tak kehilangan akal untuk  pose alay lagi, sudah dari orok diajarin alay mungkin dan sekali lagi waktu kita turun cuma kita berenam yang ada dibawahh. Dan sekarang saatnya menaiki anak tangga, aduhh kaki sayah kayak berat sebelah alhasil saya ma suami terakhir sampai atas.

Air terjun watu jonggol tidak ada retribusi atau apapun itu cuma parkir aja 2000 dan kamar mandi gratis, baik banget ya yang punya rumah nyewain kamar mandi gratis.

Bagaimana cerita saya? tertarik untuk liburan ke Kebun Teh Nglingo dan Air Terjun Watu Jonggol?

Ayo ajak keluarga, teman, pacar, untuk datang !!!

Mari sahabat AlsamatJogja.com jika kalian suka dengan artikel ini tolong kasih comment atau bantu share supaya temen-temen yang belum tau bisa tau dan memajukan wisata Indonesia dan khususnya Yogyakarta tercinta.